5 Fakta Menarik Hari Demokrasi Internasional 15 September

hari demokrasi internasional

Modernis.co, Jakarta – Setiap tanggal 15 September banyak pemimpin dunia akan menggelar peringatan Hari Demokrasi Internasional.

Pasalnya pemimpin negara menerapkan sistem demokrasi dalam sistem pemerintahannya. Namun di sisi lain praktik demokrasi seringkali hanya menjadi slogan sebuah negara.

Demokrasi memiliki nilai-nilai fundamental seperti kebebasan, kesetaraan, dan partisipasi. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi suatu negara untuk menjamin hak demokrasi warga negaranya.

Hari Demokrasi Sedunia adalah momen merenungi kembali dan memberikan penilaian pada pelaksanaan nilai-nilai demokrasi. Sehingga dalam penerapan demokrasi akan menjadi lebih baik.

1. Inisiasi PBB

PBB secara tegas menginisasi Hari Demokrasi Internasional Pada tahun 2007 yang lalu. Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi untuk menetapkan tanggal 15 September sebagai hari peringatan demokrasi sedunia.

Tujuannya untuk mempromosikan dan mempertahankan prinsip-prinsip demokrasi di seluruh dunia, serta sebagai seruan bagi pemerintah untuk menghormati hak asasi manusia dan kebebasan sipil.

2. Berakar dari Deklarasi Universal tentang Demokrasi

Penetapan Hari Demokrasi berakar pada kesepakatan global mengenai pentingnya nilai-nilai demokrasi. Pada tanggal 15 September 1997 telah terjadi sebuah deklarasi universal yang sepakat untuk menghormati nilai-nilai demokrasi.

Uni Antar Parlemen atau bahasa internasionalnya adalah Inter Parlementari Union / IPU mengadopsi deklarsi itu untuk diterapkan di masing-masing negara anggota.

Deklarasi tersebut merupakan dokumen penting yang menggarisbawahi prinsip-prinsip dan hak-hak dasar yang harus ada dalam sistem demokrasi sejati.

Dari deklarasi tersebut dan Resolusi Majelis Umum PBB tersebut lahirlah panduan demokrasi bagi negara-negara yang bertekad ingin membangun sistem pemerintahan yang demokratis.

3. Tema Tahunan yang Berbeda

Hari Demokrasi Internasional mengangkat tema yang berbeda setiap tahunnya. Sebuah tema akan dipilih dengan mempertimbangkan aspek atau peristiwa tertentu terkait nilai-nilai demokrasi.

Tema bisa berfokus pada pentingnya partisipasi pemuda, perlindungan ruang sipil, penjaminan hak-hak sipil di ruang publik, atau peran media dalam demokrasi, dan sebagainya.

Pemilihan tema ini bertujuan untuk memicu diskusi dan tindakan konkret dalam mengatasi isu-isu penguatan demokrasi. 

Sebuah tema juga dapat dipilih untuk menyoroti adanya pelanggaran berat pada hak-hak demokrasi warga sipil yang sedang dihadapi dunia.

4. Menyoroti Tantangan Demokrasi Global

Hari Demokrasi Internasional merupakan cara efektif untuk menyoroti tantangan yang dihadapi demokrasi di seluruh dunia.

Mulai dari penyebaran disinformasi, polarisasi politik, hingga ancaman terhadap kebebasan pers. Hal ini bisa terjadi jika institusi yang mulanya masih mengedepankan demokrasi telah dilemahkan oleh kepentingan tertentu.

Beruntungnya masih banyak pemimpin negara yang berkomitmen terus berjuang dalam mempertahankan dan memperkuat institusi demokrasi mereka. Beda dengan negara Konoha yang justru melemahkan.

Peringatan ini mendorong kita untuk melihat masalah-masalah ini secara jujur dan mencari solusi bersama.

5. Bukan Hanya tentang Pemilu

Penerapan dari makna demokrasi bukan hanya terjadi pada saat Pemilihan Umum atau Pemilu. Demokrasi memiliki makna yang besar dan sangat luas. 

Nilai demokrasi tumbuh dalam ruang-ruang dan aktivitas individu sebagai masyarakat maupun penyelenggara negara. Banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari merupakan implementasi dari nili-nilai demokrasi yang tak terbatas.

Demokrasi memiliki ruang yang tak terbatas, mencakup supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, masyarakat sipil yang kuat, dan akuntabilitas pemerintah, dan masih banyak lagi. 

Kepekaan masyarakat untuk mengawal jalannya demokrasi di suatu negara merupakan upaya nyata untuk menjamin jalannya pemerintahan yang sehat dan bermoral.

Yuk jadikan Hari Demokrasi Internasional ini sebagai momen untuk memperbarui komitmen kita terhadap nilai-nilai demokrasi. 

Nilai-nilai demokrasi sangat penting untuk dijaga dan perjuangkan oleh suatu bangsa. Dari demokrasi inilah seseorang, kelompok, hingga sebuah bangsa akan memiliki harapan dan masa depan yang adil dan berkeadaban.(IF)

editor
editor

salam hangat

Leave a Comment